Minggu, 22 Agustus 2010

Sejarah Berdirinya SEKBERKESDA dan GAWAI DAYAK KalBar di Pontianak

Oleh : Marselina Maryani Soeryamassoeka, S.Hut Cikal bakal lahirnya GAWAI DAYAK dan SEKRETARIAT BERSAMA KESENIAN DAYAK (SEKBERKESDA) KALBAR di Pontianak yaitu berawal dari seorang seniman yang bernama YOSEF ODILLO OENDOEN (peranakan Dayak Salako / Nyarumkop dan Manado). Pada Tahun 1986, Bung Yosef menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kesenian di Kalimantan Barat ini khususnya seni budaya Dayak, keperdulian masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan Kota Pontianak khususnya pada SENI BUDAYA DAYAK sangat minim. Sanggar-sanggar dayak pada waktu itu banyak bermunculan, sesuai dengan sub suku masing-masing, tapi belum berkembang seperti sanggar...

Senin, 16 Agustus 2010

RINTIHAN JULI

Oleh : Marselina Maryani Soeryamassoeka, S.Hut Kuntum Mawar Merah itu aku patri di tubuhku,dengan maksud untuk selalu mengenangmu, bahwa kau pernah hadir dan mengisi ruang hatiku. Kebersamaan yang indah denganmu masih termetrai di ubun-ubun kepalaku. Pintu dan jendela menjadi saksi saat kau umbar janji. Saat mawar merah bertaburan di ranjang kita, kau selipkan satu di belahan payudaraku ... aku yakin, aku masih ada di hatimu, tapi kita sadari bahwa kita takkan bersama .... 3 Juli 2010 Laut mulai memeluk matahari, gulita kan memagut, Semilir angin membisik kantuk, .. kelopak mata mengatup lelah dan akan terkuak lagi sampai laut melepaskan mentari Terus...

Rabu, 11 Agustus 2010

Pekan Gawai Dayak KalBar di Pontianak

Oleh : Marselina Maryani Soeryamassoeka, S.Hut Setelah SEKBERKESDA terbentuk, maka dibuatlah Pergelaran Seni Budaya Dayak yang diadakan di Gedung Arena Remaja pada tanggal 20 Mei 1986, dengan Judul SEMALAM DI PEDALAMAN. Inilah GAWAI DAYAK pertama kali di Kota Pontianak. Pelaksanaan kegiatan hanya 1 (satu) hari saja sampai dengan tahun 1992. Mulai tahun 1993 sampai sekarang GAWAI DAYAK diadakan selama 4 (empat) hari atau lebih dengan nama PEKAN GAWAI DAYAK. Pengambilan tanggal 20 Mei selain bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, juga karena mengingat SK Gubernur Kadarusno tahun 1976 tentang Pengaturan Gawai (Pesta Padi) masyarakat...

Sabtu, 06 Februari 2010

SUKU DAYAK TAMAN KAPUAS HULU

Masyarakat Daya' Taman (Banuaka') merupakan salah satu dari bagian umat manusia yg diciptakan Tuhan (Allatala) di Pulai Kalimantan tepatnya Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan barat yang telah tinggal dan bermukim secara menetap, hidup dari generasi ke generasi dalam wilayah-wilayah ulayat adat dan tersebar : 1. Di aliran Sungai Kapuas meliputi anak sungai Kedamin, Paragi, Palo, Saus, Sayu Kecamatan Putusibau     Selatan dan Kecamatan Hulu Kapuas. 2. Di aliran sungai Mandalam meliputi anak sungai Anak Mandalam, Samus dan Danau Sadong Kecamatan Putussibau Utara. 3. Di aliran Sungai Sibau meliputi anak sungai Taman Tapa,...

Pages 91234 »