Rabu, 11 Agustus 2010

Pekan Gawai Dayak KalBar di Pontianak



Oleh : Marselina Maryani Soeryamassoeka, S.Hut

Setelah SEKBERKESDA terbentuk, maka dibuatlah Pergelaran Seni Budaya Dayak yang diadakan di Gedung Arena Remaja pada tanggal 20 Mei 1986, dengan Judul SEMALAM DI PEDALAMAN. Inilah GAWAI DAYAK pertama kali di Kota Pontianak. Pelaksanaan kegiatan hanya 1 (satu) hari saja sampai dengan tahun 1992. Mulai tahun 1993 sampai sekarang GAWAI DAYAK diadakan selama 4 (empat) hari atau lebih dengan nama PEKAN GAWAI DAYAK.
Pengambilan tanggal 20 Mei selain bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, juga karena mengingat SK Gubernur Kadarusno tahun 1976 tentang Pengaturan Gawai (Pesta Padi) masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.

Tadinya Gawai Dayak hanya menampilkan atraksi seni baik berupa tarian, teater, solo lagu dan vocal group, namun semenjak Gawai Dayak yang satu mlam diubah menjadi Pekan Gawai Dayak, maka materi acaranya bertambah dan tidak saja menampilkan atraksi tapi juga diadakan perlombaan, mulai dari Kesenian (tari, pop singer, bujang dara Gawai, lomba busana kreasi dayak) sampai kepada permainan rakyat (sumpit, gasing, dsb).
Sejak Gawai dayak berubah menjadi Pekan Gawai Dayak, pelaksanaannya lebih sakral, satu hari sebelum acara PGD di mulai dilaksanakan  upacara adat Ngampar Bide (Upacara adat dari sub suku Dayak Kanayantn). Pada Pembukaan PGD juga dilaksanaan Upacara Adat Terima Tamu dan juga pada hari kedua dan seterusnya pada PGD dilaksanakan upacara-upacara adat dari berbagai sub suku dayak di Kalimantan Barat.

Dibawah ini kami sampaikan nama-nama yang pernah menjadi Ketua Panitia pada GAWAI DAYAK adalah sebagai berikut :

1.Tahun 1986 Ketua :Drs. F.Sintan Panggilingan (Sgr. Sari Budaya)
Sekretaris : Yosef Odillo Oendoen
Tempat :Gedung Arena Remaja

2.Tahun 1987 Ketua :Yoseph Odillo Oendoen, S.Sn. (Sgr.STEMKA)
Sekretaris :
Tempat :

3.Tahun 1988 Ketua :P. Kasimin (Sgr. Amboyo)
Sekretaris :P Regina
Tempat :Gedung Arena Remaja

4.Tahun 1989 Ketua :Dr. Regina (Sgr. Andesta)
Sekretaris :Makarius Sintong, SH, MH
Tempat :Gedung Arena Remaja

5.Tahun 1990 Ketua :Drs. Simplisius (Sgr. Bengkawan)
Sekretaris :Ringkai Yupiter
Tempat :Gedung Arena Remaja

6.Tahun 1991 Ketua :Nicodemus R. Toun (Sgr. Polakak Bulou)
Sekretaris :Eugenne Yohanes Palaunsoeka
Tempat :Gedung Arena Remaja

7.Tahun 1992 Ketua :Frederick Kuyah (Sgr. Kenyalang Gayu)
Sekretaris :
Tempat :Rumah Betang, Auditorium UNTAN

8.Tahun 1993 Ketua :Yoseph Odillo Oendoen, S.Sn.
Sekretaris :Drs. Simplisius
Tempat :Rumah Betang, Auditorium UNTAN

9.Tahun 1994 Ketua :Silvanus Sungkalang, SH (Sgr. Sari Budaya)
Sekretaris :Drs. Herman Ivo, M.Pd
Tempat :Rumah Betang, Auditorium UNTAN

10.Tahun 1995 Ketua :Drs. Herman Ivo, M.Pd (Sgr. Mayang)
Sekretaris :Drs. Yohanes Bambang
Tempat :Rumah Betang

11.Tahun 1996 Ketua :Drs. Henry Lizar (Sgr. Patih Singaria)
Sekretaris :
Tempat :Rumah Betang, Arena Remaja, GOR Pangsuma

12.Tahun 1997 Ketua :Dr. Aloysius Mering (Sgr.Hengkung Kayaan)
Sekretaris :Drs. Eusabinus Bunau
Tempat :Rumah Betang

13.Tahun 1998 Ketua :Drs. Alkani Amin
Sekretaris :Alexius, S.Sos
Tempat :Rumah Betang

14.Tahun 1999 Ketua :Yoseph Odillo Oendoen, S.Sn
Sekretaris :Drs. Yohanes Bambang
Tempat :Rumah Betang

15.Tahun 2000 Ketua :Yohanes E. Palaunsoeka (Sgr.Flamboyan)
Sekretaris :Drs. Yohanes Bambang
Tempat :Rumah Betang

16.Tahun 2001 Ketua :Drs. Yohanes Bambang (Sgr. Uyan)
Sekretaris :Tomo
Tempat :Rumah Betang

17.Tahun 2002 Ketua :Emanuel, S.Pd (Sgr. Terabai)
Sekretaris :Marselina Maryani Breman Soeryamassoeka, S.Hut
Tempat :Rumah Betang

18.Tahun 2003 Ketua :Frederick Kuyah, SE (Sgr.Kenyalang Gayu)
Sekretaris :Tomo
Tempat :Rumah Betang

19.Tahun 2004 Ketua :Sanusi Ringo (Sgr. Bangkule Rajang)
Sekretaris :Leo, SP
Tempat :Rumah Betang

20.Tahun 2005 Ketua :Tarsisius Ifan Sabandap,SH (Sgr. Patamuan B)
Sekretaris :Sabinus Melano, SP
Tempat :Rumah Betang

21.Tahun 2006 Ketua :David Dino W, S.Sn (Sgr. Senggalang Burong)
Sekretaris :Drs. F. Sudarman
Tempat :Rumah Betang

22.Tahun 2007 Ketua :Frederick Kuyah, SE (Sgr. Kenyalang Gayu)
Sekretaris :Martinus Sudarno, SH
Tempat :Rumah Betang

23.Tahun 2008 Ketua :Drs.Paulus L Denggol (Sgr.Tumenggung Buntor)
Sekretaris :Alexander, SP
Tempat :Rumah Betang, GOR Pangsuma

24.Tahun 2009 Ketua :Marselina Maryani Breman Soeryamassoeka, S.Hut
Sekretaris :Sekundus, S.Sos, MM
Tempat :Rumah Betang

25.Tahun 2010 Ketua : Fabianus Kasim
Sekretaris : Adrianus Moinam
Tempat : Rumah Betang

Masyarakat Kalimantan Barat patutlah untuk berbangga dan merasa bahagia, khususnya Masyarakat Dayak, karena pada Pekan Gawai Dayak ke XXIV pada tahun 2009 dihadiri dan dibuka oleh seorang Menteri, yaitu Bapak H. Mardyanto, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
Selama 25 tahun pelaksanaan Gawai Dayak, baru pada saat itulah setingkat menteri dapat hadir.
Ini merupakan kerja keras dari panitia PGD ke XXIV yang bekerjasama dengan pihak pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Hadir pada acara yang berbahagia tersebut Gubernur Kalimantan Barat dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, sejumlah Pejabat di pemerintah provinsi Kalimantan Barat, Muspida, Tokoh Masyarakat antara lain Bp. Osman Sapta Odang, BL. Atan Palil, dan lain-lain.

Bapak Menteri Dalam Negeri RI begitu sampai di pagar depan Rumah Betang disambut dengan Upacara Adat penyambutan memotong Umpang oleh Sanggar Sari Budaya dan Mendagri RI di berikan kehormatan sebagai tamu untuk memotong Umpang tersebut. Kemudian Ketua DAD Kalimantan Barat dan Ketua panitia Gawai Dayak memberikan Topi Manik dan Selendang Manik kepada Mendagri RI dan Gubernur Kalimantan Barat.

Setelah pemotongan Umpang dan pemberian cinderamata selesai, Mendagri RI dan Gubernur Kalimantan Barat memasuki tempat pelaksanaan Upacara Pembukaan Gawai Dayak ke XXIV.
Upacara Pembukaan Pekan Gawai Dayak ke XXIV ini di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya disusul dengan menyanyikan Lagu Mars Dayak yang diiringi oleh Paduan Suara dari Gereja Paroki Keluarga Kudus Kota Baru Pontianak
Kemudian Laporan Ketua Panitia oleh Marselina Maryani Soeryamassoeka, S.Hut
Sambutan-sambutan oleh :
1.Ketua Sekretariat Bersama Kesenian Dayak KalBar :Tarsisius Ifan Sabandap,SH
2.Ketua DAD Kalimantan Barat : Thadeus Yus, SH. M.Ph
3.Ketua MADN diwakili oleh : BL. Atan Palil
4.Gubernur Kalimantan Barat : Drs. Cornelis , MH
5.Menteri Dalam Negeri RI : H. Mardyanto, sekaligus membuka Pekan Gawai Dayak ke XXIV.

Pembukaan Pekan Gawai Dayak ke XXIV dengan ditandai pemukulan alat musik KANGKUANG sebanyak 7 kali dan setelah Mendagri memukul KANGKUANG, Gubernur Kalimantan Barat juga ikut memukul KANGKUANG tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan menyumpit balon oleh Bapak Menteri dalam Negeri RI dan Gubernur Kalimantan Barat.

Diharapkan pada Pekan Gawai Dayak mendatang dapat menghadirkan Menteri atau bahkan Presiden Republik Indonesia.

Selain Mendagri RI, hadir pula Duta Besar Tahta Suci Vatikan,Mgr. Leopoldo Girelli.
Ketua PGD ke 24 Tahun 2009 Marselina Maryani memberikan Selendang dari anyaman manik-manik sebagai kenang-kenangan untuk Mgr Leopoldo tersebut.

Hadir pula pada PGD ke 24 tersebut, saudara-saudara kami satu suku dari Negeri tetangga yaitu Rombongan Sarawak National Dayak Union (SDNU, rombongan sebanyak 35 orang di pimpin langsung oleh bapak Dr. Jhon Brian. Kemudian rombongan Kabupaten Sanggau yang berjumlah 30-an orang, yang dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati Ny. Paulus Hadi, Kepala Dinas Pariwisata Sanggau Bpk Drs. Paulus Krose Oyot bersama Ibu, Rombongan Kabupaten Sekadau yang berjumlah 25-an orang, Rombongan Kabupaten Sintang sekitar 25 orang, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Kubu Raya

Memang agak berbeda dari biasanya Pekan Gawai Dayak pada tahun 2009 ini, selain Ketua PGD adalah seorang perempuan, juga PGD ke 24 dihadiri Menteri, Duta besar Tahta Suci Vatikan, Rombongan SDNU, juga Muspida Kalbar yang hadir cukup lengkap, bahkan bapak Kapolda Kalimantan Barat Bp. Erwin L Tobing, berkunjung ke Pekan Gawai Dayak sebanyak 4 kali, sesuatu yang luar biasa, karena sebelumnya perhatian pejabat terhadap Pekan Gawai Dayak sangat minim, bahkan boleh dikatakan kurang perduli.
Masyarakat Dayak merasa bahagia karena seni dan budaya dayak sudah mulai di perhatikan oleh orang yang bukan berasal dari etnis Dayak.

Demikianlah cerita tentang Gawai Dayak dan Pekan Gawai Dayak, semoga Pekan Gawai Dayak ke depan, akan lebih baik lagi dan lebih variatif.
Dan kepada pemerintah provinsi untuk bisa mengakomodir para pemenang lomba pada Pekan Gawai Dayak, seperti Bujang Dara Gawai misalnya dapat digunakan dalam menerima tamu-tamu daerah di Kalimantan Barat ini. Pengiriman di bidang seni tari ke luar daerah atau mancanegara, bisa menunjuk pemenang lomba tari pada Pekan Gawai Dayak dan juga bidang lainnya, karena penilaian atau penjurian dalam perlombaan pada Pekan Gawai Dayak sangat selektif. Untuk itu diharapkan dapat bekerjasama dengan SEKBERKESDA Kalimantan Barat.

Catatan :
Ditulis oleh Marselina Maryani

0 komentar:

Poskan Komentar